Musim Hujan, Inilah doa yang diajarkan Rasulullah

 Doa agar hujan berhenti

Musim Hujan, Inilah doa yang diajarkan Rasulullah


اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا. اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ، وَالْجِبَالِ، وَالْآجَامِ، وَالظِّرَابِ، وَالْأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ 

“Ya Allah (turunkanlah hujan ini) di sekitar kami tapi tidak menimpa kami. Ya Allah, turunkanlah di perbukitan, gunung-gunung tinggi, benteng-benteng, gunung-gungung sedang, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Al-Bukhari : 933, 1013 dan Muslim : 897)


Kosa kata :

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا : Ya Allah (turunkanlah hujan ini) di sekitar kami

وَلاَ عَلَيْنَا : tapi tidak menimpa kami

اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ : Ya Allah turunkanlah di perbukitan

وَالْجِبَالِ، : gunung-gunung (tinggi)

 وَالْآجَامِ :Benteng-benteng

 وَالظِّرَابِ :Gunung-gunung sedang

 وَالْأَوْدِيَةِ : Lembah-lembah

  وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ: dan tempat tumbuhnya pepohonan


Dari Anas bin Malik رضي الله عنه , “Bahwasanya seorang laki-laki masuk di hari jum’at dari sebuah pintu lalu mendekat ke mimbar, di mana Rasulullah صلى الله عليه وسلم sedang menyampaikan khutbah. Orang itu lalu menghadap Rasulullah صلى الله عليه وسلم  sambil berdiri dan berkata, ‘Ya Rasulullah, hewan-hewan ternak binasa, jalanan terputus (karena paceklik), maka berdoalah kepada Allah agar menurunkan hujan untuk kita’.” Kata Anas, “Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم  mengangkat kedua tangan beliau dan berdoa, اللهم اسقنا، اللهم اسقنا، اللهم اسقنا, (Ya Allah, turunkanlah hujan untuk kami, ya Allah, turunkanlah hujan untuk kami, ya Allah, turunkanlah hujan untuk kami).” Kata Anas.” (Saat itu) demi Allah, kami tidak melihat ada awan putih tipis sekalipun di langit apalagi awan tebal (pertanda hujan) bahkan tak sesuatu pun, dan tidak ada antara kami dengan gunung sala’ sebuah rumah maupun perkampungan, tetapi tiba-tiba dari belakangnya muncul segumpal awan pputih bagaikan perisai. Ketika awan itu berada di tengah langit (di atas kami), awan itu menyebar, lalu hujan pun turun.” Kata Anas, “Demi Allah, setelah itu kami tidak melihat matahari selama enam hari (karena terus hujan). Kemudian pada Jum’at berikutnya, seorang laki-laki masuk dari pintu yang sama dan Rasulullah juga sedang berdiri menyampaika khutbah. Orang itu langsung menghadap beliau sambil berdiri dan berkata, ‘Ya Rasulullah, harta benda telah binasa, jalan-jalan terputus (karena banjir), maka berdoalah kepada Allah agar menahannya’.” Kata Anas “Maka beliau pun mengangkat kedua tangan beliau lalu berdoa,” Kata Anas, “Maka hujan pun berhenti, lalu (seusai jum’at) kami keluar dan berjalan di bawah sinar matahari.”

Semoga bermanfaat, dihafal dan diamalkan.

فاستبقوا الخيرات


__________________

Akhukum Fillah Abu Najma

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama